Monday, January 15, 2018

Mengulik Lebih Jauh Burung Srigunting Kelabu

Jenis burung Srigunting termasuk salah satu jenis burung ocehan yang memiliki postur tubuh lumayan besar dan panjang. Dikatakan demikian karena rata-rata panjang tubuhnya dapat mencapai hampir 30 cm. Selain itu, ekornya juga berukuran tak kalah panjang yang terkadang melebihi dari ukuran badannya. Walaupun demikian, suara kicauan jenis burung Srigunting tergolong merdu dan nyaring yang terkadang dimanfaatkan untuk memaster atau sekedar memancing burung ocehn agar rajin berkicau. Karenanya, penulis pun coba mengenalkan salah satu diantara jenis burung Srigunting yang mempunyai kicauan merdu. Dan nama burung tersebut adalah burung Srigunting Kelabu.

Dicrurus Leucophaeus yang merupakan nama latin burung Sritgunting Kelabu dengan daerah persebaran tidak hanya terdapat di Indonesia tapi juga tersebar diberbagai negara Asia lainnya. Negara-negara yang menjadi habitat bagi burung Srigunting Kelabu tergolong cukup banyak mulai dari Tiongkok, Afganistan, Himalaya, Sri Lanka, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Laos. Tapi pada musim dingin di negara asalnya terkadang burung Srigunting Kelabu juga pergi bermigrasi ke wilayah Asia Tenggara dengan mendatangi Malaysia dan Singapura.

Keberadaan burung Srigunting Kelabu di Indonesia tersebar luas baik di pulau besar maupun kepulauan kecil. Daerah-daerah yang menjadi rumah bagi burung berekor panjang ini terdapat di Pulau Sumatera, Simeulue (ujung barat-laut Sumtera), Pulau Jawa, Bali, Lombok, Siberut (ujung barat Sumatera), Kepulauan Sipura dan Pagai, dan Kalimantan. Di habitat aslinya biasanya area yang menjadi tempatnya tinggal berada di kawasan dataran tinggi dengan ketinggian antara 600 sampai 2500 meter di atas permukaan laut.
Burung Srigunting Kelabu
Area lahan yang sering ditempat burung Srigunting Kelabu berada di area hutan terbuka atau sekunder, pinggiran hutan, hutan pegunungan, dan kawasan perbukitan. Saat mencari makanan kadang bergerak secara berpasangan dengan bertengger di ranting atau cabang pohon. Cara burung ini untuk memperoleh makanan dengan terbang menyambar serangga yang terbang tidak jauh dari nya. Waktu berkembangbiak bagi burung Srigunting Kelabu berlangsung sekitar bulan Januari sampai Agustus. Sarang yang nantinya dijadikan tempat indukan mengerami telurnya memiliki bentuk mirip cawan yang ditaruh sekitar 10 meter dari atas tanah.

Nah, ukuran fisik burung Srigunting Kelabu tergolong lumayan besar dengan panjang sekitar 29 cm. Adapun ciri fisik lainnya dapat disimak uraiannya di bawah ini:

  1. Berwarna abu-abu kehitaman yang tampak menutupi bagian atas tubuhnya mulai dari mahkota, pipi, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya.
  2. Terlihat juga warna abu-abu keputihan yang terdapat diarea bawah tubuhnya seperti area tenggorokan, dada, perut, sampai area tunggirnya. 
  3. Paruhnya berukuran agak panjang dengan bentuk agak besar dan tebal. 
  4. Matanya tampak bulat dengan ukuran tak terlalu besar dan berwarha merah saga.
  5. Kakinya berukuran sedang dengan warna abu-abu kehitaman.
  6. Ekornya berukuran cukup panjang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang agak tebal dengan bagian ujungnya berbentuk seperti huruf “V” yang saling berlawanan.

Sedangkan bunyi kicauan yang bisa dikenali dari burung Srigunting Kelabu terdengar nyaring dan agak melengking. Volume kicauannya dibunyikan tidak terlalu tinggi dengan tempo yang agak rapat. Kicauannya terdengar berirama dengan nada pendek yang dikeluarkan secara terus-menerus. Nada kicauan yang dibunyikannya seperti “hiiurr..iur..celiuu” ataupun “wiii...piitt”. Selain itu, burung Srigunting Kelabu juga cukup cakap dalam menirukan suara burung atau hewan lain yang sering didengarkannya.

Okey, demikianlah penjelasan seputar burung Srigunting Kelabu yang mungkin masih belum banyak yang mengenal atau pernah melihatnya secara langsung. Untuk itu Anda pun dapat mencarinya di pasar burung ocehan ataupun mengunduh audio suaranya yang ada di internet. Terima kasih.

Referensi Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2012/06/08/srigunting-kelabu/
http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_srigunting_kelabu.htm

Referensi Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Ashy_Drongo_(Dicrurus_leucophaeus).jpg

0 komentar:

Post a Comment