Monday, April 23, 2018

Mengenal Kacang Tanah Sebagai Pakan Tambahan Burung Ocehan

Berbicara tentang Kacang Tanah mungkin hampir semua dari para pembaca sekalian sudah mengenal ataupun bahkan sering memakannya. Ya, hal ini dirasa wajar sebab Kacang Tanah memang tergolong salah satu jenis kacang-kacangan yang mempunyai rasa cukup gurih dan renyah saat memakannya. Walaupun demikian, ternyata Kacang Tanah juga sudah mulai diberikan kepada beragam jenis burung ocehan sebagai pakan tambahan atau selingannya. Alasannya mungkin tak terlepas dari baragamnya kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, penulis pun coba menguliknya lebih jauh lagi agar kita semua dapat mengetahuinya secara mendalam.

Kacang Tanah merupakan salah satu jenis tanaman polong-polongan yang awalnya dulu berasal dari daratan Benua Amerika tepatnya dibagian selatan yang beriklim tropis. Begitu juga dengan awal datangnya tanaman Kacang Tanah ke Indonesia diperkiran sekitar abad ke-17 yang dibawa masuk oleh para pedagang dari berbagai negara. Telah lamanya keberadaannya Kacang Tanah di Indonesia turut pula mempengaruhi penyebutan namanya yang cukup bervariasi mulai dari Kacang Jebrol, Kacang Bandung, Kacang Kole, Kacang Banggala, dan Kacang Tuban.
Kacang Tanah
Disamping itu, Kacang Tanah yang biasa dikonsumsi orang-orang paling sering diolah dengan mengsangrainya di kuali panas menggunakan media pasir. Tapi ada juga yang mengolahnya dengan merebus atau juga digoreng. Selain memiliki rasa yang enak dan gurih perlu diketahui juga bahwa Kacang Tanah mengandung beragam nutiri penting yang meliputi protein, zat besi, vitamin (A, K, B kompleks, dan E), kalsium, kolin, lesitin, omega 3, dan omega 9. Ragamnya nutrisi yang terdapat pada Kacang Tanah tentunya tak terlepas dari khasiat yang dimilikinya seperti mencegah penuaan di wajah, menjaga tingkat kolesterol jahat, menormalkan tingkat gula darah yang tinggi, menjadi cadangan energi tubuh, dan mempercepat dalam pertumbuhan rambut di kepala.

Arachis Hypogaea L yang menjadi nama latin Kacang Tanah juga bisa dijadikan pakan tambahan atau selingan bagi burung ocehan. Pemberian Kacang Tanah ini dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan protein dalam tubuh burung ocehan. Jenis burung ocehan yang bisa diberikan Kacang Tanah pun cukup beragam tidak hanya pemakan biji-bijian atau buah-buahan tapi juga bisa disajikan kepada pemakan serangga. Hanya saja, mengingat Kacang Tanah berupa pakan tambahan maka ada baiknya tidak diberikan setiap hari tapi bisa dua kali dalam seminggu dengan takaran sesuai kebutuhan.

Adapun manfaat atau khasiat yang dirasakan burung ocehan saat menyantap Kacang Tanah cukup beagam mulai dari menjaga kesehatan agar tetap fit, menjadi aktif bergerak, membuat burung menjadi rajin berkicau, dan menormalkan over birahi nya. Hanya saja, saat kondisi tubuh burung ocehan sedang kelebihan berat badan maka ada baiknya tidak diberikan pakan Kacang Tanah dikarenakan bisa memperparah timbangan beratnya.

Sedangkan Kacang Tanah yang dijadikan makanan burung ocehan sebaiknya yang kondisinya masih mentah ataupun diolah terlebih dahulu dengan mensangrainya di kuali panas tanpa menggunakan minyak dan garam. Sehabis itu Kacang Tanah yang telah disangrai itu pun siap diberikan kepada burung ocehan. Cara lainnya agar burung tertarik memakannya dengan diolah terlebih dahulu hingga berubah menjadi tepung atau bubuk yang nantinya dicampurkan bersama voernya.

Nah, bagaimana menarik bukan penjelasan seputar Kacang Tanah yang ternyata dapat dijadikan pakan tambahan bagi burung ocehan. Dan bagi Anda yang tertarik maka tak ada salahnya memberikannya kepada burung ocehan di rumah tapi tetap perlu memperhatikan terkait takarannya yang jangan berlebihan.

Referensi Tulisan:
https://omkicau.com/2014/08/07/manfaat-dan-kandungan-kacang-tanah-untuk-burung-peliharaan/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kacang_tanah
https://lifestyle.kompas.com/read/2015/10/03/160000423/8.Manfaat.Kacang.Tanah.Bagi.Kesehatan

Referensi Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Boiled_big_peanuts_%26_normal_peanuts,_Katori_City,_Japan.jpg

0 komentar:

Post a Comment