Wednesday, May 30, 2018

Mengulik Lebih Jauh Tentang Burung Philentoma Sayap-merah

Berbicara tentang burung Philentoma Sayap-merah mungkin hanya sedikit dari pembaca yang pernah melihatnya secara langsung di alam liar. Ya, hal ini pun wajar karena memang hampir tidak ada yang memelihara atau melihatnya di pasar burung ocehan. Walaupun demikian, suara kicauannya terdengar mengalun merdu yang tak kalah bagus dibandingkan jenis burung ocehan yang sudah umum kita kenal. Begitu juga, dengan area persebarannya yang diketahui hanya terbatas di wilayah Asia Tenggara saja. Karenanya penulis pun tertarik untuk menguliknya lebih jauh lagi agar kita semakin mengenal burung Philentoma Sayap-merah.
Ilustrasi Burung Philentoma Sayap-merah
Burung Philentoma Sayap-merah merupakan salah satu jenis burung ocehan yang hanya memiliki dua jenis dan berasal dari keluarga Platysteiridae. Telah dikatakan bahwa area persebarannya hanya terpusat di kawasan Asia Tenggara yang meliputi negara Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Indonesa saja. Selain itu, daerah di kawasan hutan Indonesia yang terdapat populasi burung Philentoma Sayap-merah tersebar mulai dari Sumatera, Kalimantan, dan Kepulauan Natuna. Dan juga, jumlah sub-spesiesnya tergolong sangatlah sedikit yang hanya dua jenis yakni pyrhoptera dan dubia.

Sedangkan kehidupan burung Philentoma Pyrhoptera yang dipanggil dalam bahasa latin ini berada di perbukitan dan pegunungan dengan rentang ketinggian bisa mencapai 1600 meter dpl. Area alam liar yang dihuninya pun berupa hutan primer, hutan sekunder, hutan kerangas, dan hutan rawa-gambut yang letaknya cukup jauh dari pemukiman masyarakat. Saat mencari makanan seringnya bergerak aktif dibagian lapisan tengah ataupun bawah hutan dengan menyantap hewan invetebrata termasuk serangga. Selain itu, waktu berkembangbiak yang biasanya dijalani burung Philentoma Sayap-merah dilakukan sekitar bulan Februari hingga September.
Baca juga:
Disamping itu, ciri fisik burung Philentoma Sayap-merah ini tergolong sedang dengan panjang sekitar 16 cm. Selain itu, terdapat keunikan tentang perbedaan corak warna yang mencolok sesama jenis jantan yang berbeda sub-spesies yang penjelasannya sebagai berikut:
1. Burung Philentoma Sayap-merah jantan biasa:
  • Berwarna biru tua yang menutupi bagian mahkota kepala, sisi wajah, pangkal punggung, pangkal dan sisi pinggir sayap, tenggorokan, dan pangkal dada.
  • Berwarna cokelat tua terlihat dibagian belakang punggung, sayap, dan atas ekornya.
  • Berwarna abu-abu kecokelatan yang terlihat dibagian perut sampai tunggirnya.
  • Paruhnya yang berwarna hitam pekat berukuran sedang dan terlihat agak tebal.
  • Matanya yang berwarna hitam kecokelatan berukuran sedang dengan sorot yang agak tajam.
  • Ekornya berukuran agak panjang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang agak lebar.

2. Burung Philentoma Sayap-merah jantan biru:
  • Berwarna biru tua yang tampak dihampir seluruh bagian tubuhnya mulai dari mahkota kepala, tengkuk, punggung, sayap, tenggorokan, dada, pangkal perut, dan sayapnya.
  • Berwarna biru tua kehitaman yang hanya terlihat dibagian sisi pinggir sayapnya saja.
  • Lalu berwarna putih yang berupa bercak diarea perut hingga tunggirnya.

3. Burung Philentoma Sayap-merah betina:
  • Berwarna biru muda yang tampak dibagian mahkota kepala, sisi wajah, tengkuk, dan area pangkal dadanya.
  • Berwarna cokelat tua yang terdapat dibagian punggung, sayap, dan ekornya.
  • Berwarna putih bercampur cokelat yang terlihat dibagian tenggorokan, dada, perut, hingga tunggirnya.
Nah, setelah membicarakan tentang ciri fisik burung Philentoma Sayap-merah maka kita pun juga perlu mengenali karakter suara kicauannya. Ya, suara burung Philentoma Sayap-merah lumayan nyaring dan agak melengking di telinga. Volume kicauannya tidak terlalu tinggi dengan tempo yang lumayan lambat dan terdengar mengalun lembut. Nada kicauan yang berupa: “tiu....hiiuuu” dibunyikan secara terus-menerus dengan karakter mirip siulan berirama panjang yang dimulai dari volume rendah hingga terus meninggi.

Yup, itulah kiranya yang bisa penulis sampaikan seputar burung Philentoma Sayap-merah yang habiatnya hanya tersebar di kawasan Asia Tenggara saja. Selain itu, mengngat masih sedikitnya yang mencoba memeliharanya maka ada baiknya memang kita tidak perlu memaksakan untuk merawatnya. Dan bagi Anda yang tertarik dengan suara kicauannya maka bisa mengunduhnya dari internet yang nantinya bisa dipergunakan untuk memaster atau memancing agar burung ocehan di rumah lebih aktif berkicau.

Referensi Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2013/03/06/philentoma-sayap-merah/
https://www.hbw.com/species/rufous-winged-philentoma-philentoma-pyrhoptera#Descriptive_notes

Referensi Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Philentoma_pyrhoptera_1838.jpg

0 komentar:

Post a Comment