Showing posts with label resensi buku. Show all posts
Showing posts with label resensi buku. Show all posts

Monday, February 16, 2015

Ekonomi Islam dalam Kajian Pengantar Mikro dan Makro

Judul               : Ekonomi Pengantar Mikro dan Makro Islam
Penulis            : Dr. M. Ridwan, MA, Isnaini Harahap, MA, dan Yusrizal, M.SI
Tahun Terbit   : Desember, 2013.
Penerbit           : Citapustaka Media.
Tebal buku      : 218 halaman.
Total Bab        : XIV Bab.

Ilmu ekonomi dalam sudut pandang konvensional diartikan sebagai suatu ilmu yang mengkaji tentang prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari yang yang terkait dengan pemanfaatan berbagai sumber daya dan mengandung pilihan dalam penggunaannya. Sedangkan dalam kaca mata Islam, ilmu ekonomi Islam berpengertian sebagai suatu ilmu yang mengkaji tentang hidup manusia dan masalah-masalah ekonomi yang dihadapi yang disandarkan pada prinsip-prinsip syariat Islam. Ilmu ekonomi konvensional dan Islam mempunyai perbedaan yang cukup besar dimana untuk ekonomi konvensional cakupannya hanya sebatas pemenuhan kepuasan manusia tanpa melibatkan moral dan etika di dalamnya serta konteksnya hanya terbatas pada kegiatan yang terjadi di dunia saja. Sedangkan dalam ekonomi Islam peran akhlak sangat mempengaruhi bagaimana manusia dalam memenuhi kebutuhannya sehingga orientasinya tidak hanya terpaku pada dunia semata melainkan dampaknya akan terbawa sampai ke akhirat.
Sampul Buku Ekonomi Pengantar Mikro & Makro Islam
Paragraf pertama di atas adalah cuplikan dari buku Ekonomi Pengantar Mikro dan Makro Islam yang ditulis oleh M. Ridwan, Isnaini Harahap, dan Yusrizal. Buku yang diterbitkan oleh Citapustaka Media ini menghadirkan kajian mengenai ekonomi Islam yang dibahas dari sudut pandang mikro dan makronya disertai perbandingan dengan ekonomi konvensional. Sendi-sendi nilai ke Islaman yang terkandung dalam buku ini sangat kental sekali dimana ekonomi yang dipaparkan dengan kajian tematik juga disandarkan pada dalil-dalil Al-qur’an dan Al-Sunah yang bisa dijumpai pada setiap babnya. Dan para penulis juga mencantumkan berbagai pendapat dari tokoh-tokoh ekonomi Islam yang berasal dari zaman klasik sampai kontemporer untuk menguatkan kajian ekonomi Islam yang tertulis di buku ini.

Disamping itu para penulis dalam buku ini memaparkan konteksti dari ekonomi Islam yang melibatkan berbagai instrumen seperti zakat, sedekah, dan infak sebagai cara untuk mempengaruhi tingkat pendapatan dan pengeluaran baik secara perkapita dan agregat. Buku Ekonomi Pengantar Mikro dan Makro Islam ini menuliskan pembahasan mengenai ekonomi Islam secara mikro dan makro dibagi atas dua pembahasan. Yang mana pada bagian pertama kajian ekonomi mikro Islam yang dikaji dengan menghantarkan enam bab yang mencakup dengan pembahasan dari sudut pandang Islam dan konvensional. Selanjutnya pada bab tujuh sampai dengan bab empat belas menyentuh pembahasan ekonomi makro Islam yang mengkaji secara komprehensif dan mendalam.

Hal yang menjadi kelebihan yang ditawarkan oleh para penulis dalam buku ini adalah kepadatan isi dari pembahasan di setiap babnya yang mana menuliskan kajian secara Islami dengan landasan dalil, ulasan dengan perhitungan matematik, menyajikan kurva dan grafik, dan disandarkan pada sumber-sumber dari berbagai buku yang akurat kebenarannya. Sehingga kehadiran buku ini sangat membantu bagi para mahasiswa terutama untuk mendalami kajian ekonomi Islam secara mikro dan makro.

Dan juga keberadaan dari buku Ekonomi Pengantar Mikro dan Makro Islam telah menjadi penunjang untuk kemajuan ekonomi Islam bagi perguran tinggi Islam di Indonesia. Dari itu, harapannya buku ini tidak hanya disentuh oleh para mahasiswa yang menimba ilmu ekonomi Islam tetapi juga bagi para praktisi, pengajar, dan tokoh ekonomi Islam juga harus membaca buku ini. Karena disamping untuk menambah pengetahuan ekonomi Islam dari sisi mikro dan makro juga dapat memberikan masukan yang membangun dalam perbaikan isi buku jikalau terdapat kekurangan. Sedari itu ditandaskan kembali bahwa buku Ekonomi Pengantar Mikro dan Makro Islam layak untuk dibaca oleh siapapun yang ingin mempelajari ekonomi Islam secara lebih mendalam.

(Peresensi adalah Satria Dwi Saputro, Mahasiswa Jurusan Ekonomi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN-SU, dan Anggota Universal Islamic Economic (UIE) IAIN-SU).

Wednesday, January 28, 2015

Meraih Kebahagian dengan Mensyukuri Derita

Judul               : Meretas Jalan Surga dengan Mensyukuri Derita
Penulis            : dr Hanny Ronosulistyo, Sp.OG (K)., M.M dan KH. Aceng Zakaria
Penerbit           : PT Grafindo Media Pratama
Tahun terbit    : Februari 2012
Tebal buku      : 208 Halaman.
Peresensi         : Satria Dwi Saputro

“Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku, dan yang akan mematikan aku, kemudian menghidupkan aku kembali” (QS Al-Syu’ara’: 80-81)

Semua makhluk hidup yang Allah Swt, ciptakan di dunia ini pasti akan mengalami apa yang disebut sakit yang bisa menimpa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan bumi ini sendiri. Sakit yang diderita oleh makhluk terutama bagi manusia pada hakikatnya adalah ujian yang diberikan oleh Allah Swt untuk dilalui dengan bersabar dan berusaha tanpa mengeluh dan berperasangka buruk terhadap Sang Pencipta.

Sampul Buku
Sakit yang menimpa seseorang sejatinya akan mampu menjadikannya belajar bahwa nikmat kesehatan begitu sangat berharga untuk dijaga dan dirawat serta mengajak manusia tersebut untuk mengintropeksi ke lubuk hatinya tentang dosa-dosa atau kesalahan yang telah dikerjakannya saat ia masih sehat. Sedari itu manusia yang ditimpa musibah berupa sakit tidaklah harus disikapi dengan menggerutu atau menyalahkan Tuhan tentang sakit yang dideritanya.

Adapun menyipaki derita yang menimpa diri kita selaku hamba Allah Swt yang beriman adalah dengan mensyukuri derita tersebut tidak dengan cara berkeluh resah. Derita yang menimpa manusia tidaklah demikian sulitnya Allah Swt berikan melainkan ada solusi untuk penyembuhannya yakni dengan bersabar dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan derita sakit tersebut. Disamping itu juga, bagi siapapun yang ditimpa penyakit maka dosa-dosa yang lalu akan berguguran atau hilang tak berbekas akibat kesabar dan keuletan berusaha untuk mengobati penyakit tersebut. Hal tersebut telah disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw yang berbunyi: “tidak ada yang menimpa seorang muslim dari kepenatan, sakit yang menahun, kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, atau hanya tertusuk duri, kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya.” (HR. Al-Bukhari).

Apa yang tertulis pada paragraf-paragraf di atas termaktub dalam buku Meretas Jalan Surga dengan Mensyukuri Derita yang ditulis oleh dr Hanny Ronosulistyo, Sp.OG (K)., M.M dan KH. Aceng Zakaria. Buku ini berisikan pesan-pesan bagi manusia yang didera derita berupa sakit baik di masa muda ataupun yang sudah tua atau lanjut usia (lansia). Pesan-pesan tersebut dikemas dengan menghadirkan kutipan-kutipan ayat dari Al-Quran dan Al-Hadist. Disamping itu buku ini juga dipadukan dengan kajian kedokteran mengenai kesehatan berupa tips-tips bagi orang yang sakit terutama bagi lansia (lanjut usia) dan cara untuk menyikapi derita tersebut kearah yang lebih positif yang ingin mengajak para pembaca untuk bersyukur dan tidak kufur.

Buku yang diterbitkan oleh PT Grafindo Media Pratama ini berisikan 22 bab yang dibagi ke dalam tiga bagian yaitu, bagian pertama mengulas tentang Sakitku Ibadahku, bagian kedua mengkaji tentang masa tuaku ibadahku, dan bagian ketiga mengulas mengenai wafatku ibadahku menjemput kematian dengan tersenyum. Apiknya dalam buku ini ialah kajiannya memadukan dua ilmu antara ilmu agama dengan ilmu kedokteran untuk solusi dalam menyikapi derita yang dihadapi.

Disamping itu juga derita yang dihadapi oleh manusia tidak hanya berupa penyakit saja tetapi ada berbagai derita lainnya yang dicantumkan dalam buku ini yakni mengenai kegundahan yang dihadapi oleh orang lanjut usia (lansia) berupa sulitnya berinteraksi dengan keluarga, jarang bergaul dengan lingkungan, dan mengajak untuk produktif dari sisi menambah amal kebajikan. Dan secara khusus dijelaskan mengenai tips-tips kesehatan yang berguna bagi para lansia yang disandarkan pada ilmu kedokteran berupa masalah gizi dan penyakit yang diderita oleh lansia, perubahan metabolisme dan kompesisi tubuh lansia, kebutuhan energi lansia, menjaga kesehatan lansia, dan masih banyak lagi.

Dan juga pada bagian akhir dari buku yang membahas menganai wafatku ibadahku melukiskan bagaimana umat Islam menyikapi kematian dengan kebahagian dan senyuman atau mati dalam keadaan husnul khatimah. Sedari itu mengajarkan bagi kita untuk mempersiapkan amal ibadah sebanyak mungkin dan tidak mengerjakan perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt.

Adalah disampaikan bahwa buku ini sangat cocok untuk dibaca oleh setiap umat Islam baik yang masih muda ataupun yang sudah tua. Karena isi dari buku ini ialah mengajak umat manusia untuk mensyukuri hidup dan mempersiapkan amal ibadah sebagai bekal di akhirat kelak.

Oleh: Satria Dwi Saputro
Gambar:
1. http://fatahillahstan.com/product/141/1008/Meretas-Jalan-dengan-Mensyukuri-Derita