Showing posts with label kucing. Show all posts
Showing posts with label kucing. Show all posts

Sunday, April 2, 2017

Mengulik Keindahan Kucing Manx

Bagi para pecinta kucing hias mungkin sudah akrab dengan kucing Manx yang dikenal sebagai kucing tanpa ekor. Ya, kucing yang asalnya dari Inggris ini tergolong unik dan berbeda dari jenis ras kucing lainnya. Perbedaan tersebut hanya terletak pada ekornya yang membuat kucing Manx cukup istimewa dan banyak dipelihara orang-orang dari berbagai negara termasuk Indonesia. Selain itu, dari awal kucing Manx mulai dikenal orang-orang sudah mendapatinya sebagai kucing yang berekor amat pendek hingga hampir tidak berekor. Untuk itu pada artikel ini coba mengulik lebih jauh lagi tentang kucing Manx.

Kucing Manx yang juga dikenal dengan nama Rumpy tergolong jenis kucing hias yang sudah lama dikenal orang-orang dari tahun 1870-an. Awal dari orang-orang yang mengenal kucing Manx sudah mendapatinya mempunyai ekor yang sangat pendek dan memprediksi asalnya dari pulau kecil di Inggris yang bernama Isle of Man. Begitu lamanya kucing Manx telah dikenal membuat kehadirannya pun dipenuhi misteri dan mitos yang berkembang tentang asal usul ekornya yang sangat pendek. Cerita yang berkembang tentang kucing Manx pun dikatakan bermula sejak zaman Nabi Nuh tepatnya saat bahtera kapal sedang mengarungi banjir besar yang menutupi seluruh daratan. Dalam bahtera tersebut terdapat kucing yang sudah tidak memiliki ekor akibat terjebit pintu masuk bahtera kapal saat hendak masuk dengan terburu-buru. Dengan terpotongnya ekor kucing tersebut membuatnya harus memiliki keturunan yang juga tidak mempunyai ekor.
Gambar: Kucing Manx
Cerita lainnya yang tak kalah menarik disimak terkait ekor kucing Manx yang sangat pendek tersebut juga terjadi di bahtera kapal Nabi Nuh. Hanya saja pendeknya ekor tersebut bukan dikarenakan terjepit pintu tapi akibat digigit oleh seekor anjing yang mengejar kucing sampai ekornya terputus. Walaupun banyak versi terkait cerita yang masih diperlukan bukti atas kebenarannya tetap saja dikatakan bahwa pendeknya ekor kucing Manx bisa jadi akibat adanya perubahan genetik secara alami dan berlangsung dalam waktu yang tidak sebentar tentunya.

Di awal orang-orang yang suka dengan kucing Manx biasanya menjadikannya sebagai penjaga gudang gandum milik petani dari hama tikus. Tapi seiring berjalannya waktu tepatnya di awal abad 19 sekitar tahun 1900-an telah dilakukan pengembangbiakan terhadap kucing Manx untuk dijadikan contoh dalam melahirkan generasi berikutnya agar secara fisik mengikuti indukan dan teruji kesehatannya agar tidak membawa penyakit turunan.
Baca juga:
Selain dengan ciri hampir tidak memiliki ekor atau berekor cukup pendek perlu juga diketahui tentang ciri lainnya dari kucing Manx. Adapun ciri-ciri tersebut bisa disimak penjelasannya dibawah ini:
  1. Memiliki postur tubuh yang tegap atau besar, gemuk, dan berotot dibagian keempat kakinya.
  2. Lehernya berukuran pendek, mata yang oval dan besar, telinga cukup besar dan agak berjauhan, dan kepalanya lumayan besar dengan pipi yang mengembang ke samping.
  3. Dua kaki depannya berukuran jauh lebih pendek dibandingkan dengan dua kaki disisi belakang.
  4. Warna tubuhnya cukup variatif dan tiap ekor biasanya mempunyai lebih dari satu warna. Selain itu warna-warna yang ada pada kucing Manx seringnya adalah putih, cokelat, hitam, kuning tua, dan lainnya yang disesuaikan dengan warna indukannya.
  5. Berat badan kucing Manx maksimal bisa mencapai 5 kg.
Sedangkan sifat atau karakter yang dimiliki kucing Manx cukup beragam mulai dari tenang, lembut, mudah dilatih, mudah beradaptasi, suka berada dekat dengan pemiliknya, dan mampu memburu hewan pengerat kecil semacam tikus. Dengan sifatnya ini membuat orang-orang pun banyak yang berebut untuk memelihara kucing Manx. Adapun harga yang dibandrol kepada kucing Manx tergolong mahal. Sebab tiap ekornya bisa dihargai sampai 20 juta yang disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, warna bulu, kesehatan, dan kelengkapan sertifikat. Untuk itu bagi Anda yang tertarik dengan kucing Manx baiknya membelinya di toko hewan resmi agar tidak tertipu dan memperoleh informasi tentang cara merawatnya supaya berumur panjang.

Sumber Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Kucing_manx
2. http://www.cattery.co.id/kucing-manx/

Sumber Gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3e/Manxcat.jpg/800px-Manxcat.jpg

Tuesday, January 31, 2017

Mengenal Lebih Dekat Kucing Scottish Fold

Kucing Scottish Fold merupakan sederet kucing ras yang saat ini tergolong banyak peminatnya tidak hanya di negara asalnya tapi merambah keberbagai negera lainnya termasuk Indonesia. Keunikan kucing Scottish Fold tampak dari bentuk telinganya yang melipat kedepan hingga kadang hampir menyentuh keningnya. Bentuk telinga yang melipat ke arah depan tersebut tentunya hanya ada pada kucing asal Skotlandia ini dan membuatnya tampak lucu serta menimbulkan ketertarikan bagi yang melihatnya.
Telinga yang melipat ke arah depan yang terjadi pada kucing Scottish Fold berlangsung secara alami yang awalnya tanpa mendapatkan sentuhan tangan manusia untuk mempengaruhi genetikanya. Ini terlihat dari sejarahnya bahwa kucing Scottish Fold yang awalnya bernama Flops ditemukan pertama kali oleh petani di Perthshire, Skotlandia pada tahun 1961. Pada awal petani yang melihat kucing ini sudah mempunyai bentuk telinga yang melipat ke depan dan warna bulunya putih. Adanya penemuan kucing yang telinganya melipat ke depan ini pun ditandai sebagai nenek moyangnya ras pertama kucing Scottish Fold di dunia.
Gambar I: Anakan Kucing Scottish Fold
Selanjutnya, pada tahun 1966 keturunan kucing Scottish Fold dari indukan yang ditemukan pertama kali oleh seorang petani tahun 1961 coba didaftarkan kepada organisasi pecinta kucing dunia di Inggris yang bernama Governing Council of the Cat Fancy (GCCF). Dalam perkembangan berikutnya ras kucing Scottish Fold yang telah dikembangbiakkan dibawa terbang ke Amerika untuk menstabilkan genetik agar memastikan setiap kucing yang lahir dari ras ini akan mempunyai bentuk telinga yang sama nantinya. Tentunya cara tersebut berhasil dan menjadikan kucing ras telinga melipat ke depan ini dicatatkan kembali ke GCCF yang sebelumnya sempat dihapus.
Baca juga:
Ciri fisik kucing Scottish Fold sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan kucing ras pada umumnya. Terlihat dari ukuran badannya yang tergolong tegap dengan berat mencapai maksimal 6 kilogram untuk yang jantan dan betina sekitar 4 kilogram. Bentuk kepalanya tampak bulat seperti bola dengan bentuk mata yang juga besar. Panjang tubuhnya terbilang sedang atau hanya sekitar 40-an cm saja. Untuk warnanya sendiri terdiri cukup bervariasi seperti putih, silver, abu-abu, dan kuning keemasan tergantung dari jenis indukannya. Ras kucing Scottish Fold dibagi dalam dua kelompok yakni ras berbulu pendek dan berbulu panjang. Terjadinya perubahan telinga yang melipat pada kucing Scottish Fold hanya terjadi pada saat mulai berumur sekitar 4 minggu. Sebab saat pertama kali lahir biasanya anakan kucing ini telinganya berbentuk meruncing tegak seperti kucing lainnya.
Gambar II: Kucing Scottish Fold Dewasa
Berbicara tentang karakternya perlu diketahui bahwa ras kucing Scottish Fold termasuk kucing yang mudah beradaptasi dan aktif. Dengan keaktifan dan kelincahannya membuat kucing ini sangat cocok dijadikan teman bermain yang dijamin dapat mengocok perut si pemilik hingga tertawa lepas. Akan tetapi dapat disimak pula bahwa kucing Scottish Fold mesti cukup mendapatkan perhatian dari pemiliknya. Sebab bila jarang diperhatikan dengan menyapa atau mengelus lehernya dapat menjadikannya stress dan mudah terserang penyakit. Suara kucing Scottish Fold sewaktu memanggil pemiliknya terdengar lembut dan nadanya rendah. Tentunya bagi siapapun yang mendengarnya akan merasa bahagia dan terenyuh hatinya untuk langsung mengelus-ngelus kepala dan menggendongnya.
Dalam perawatannya juga perlu diperhatikan tentang kebersihan bulu-bulunya dengan rutin menyisir terutama untuk yang berbulu panjang. Begitu pula dengan telinganya yang mengatup ke depan perlu dibersihkan bagian dalamnya karena model telinga seperti itu lebih mudah lembab dan ditutupi kotoran. Selain itu, dapat membawanya ke tempat perawatan kucing ras untuk memeriksa kesehatannya agar terhindar dari serangan penyakit. Disamping itu pula dapat menambah pengetahuan si pemilik tentang cara merawatnya yang benar termasuk jenis pakan yang baik untuknya.
Meninjau harganya bahwa kucing yang menggemaskan ini dibandrol dengan harga yang relatif mahal. Untuk satu ekor kucing Scottish Fold yang telah dewasa harganya dapat mencapai di atas 10 jutaan tergantung dari jenis bulu, telinga, kelamin, usia, dan sertifikat dari cattery tempatnya dijual. Akan tetapi dengan hanya meihat gambar kucing Scottish Fold yang bertubuh gempal dengan bentuk wajah yang bulat ditambah telinga yang mengatup ke depan tentunya tak ada salahnya untuk memelihara kucing ras ini.

Sumber Tulisan:
1. https://okdogi.com/2016/05/kucing-scottish-fold/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Scottish_Fold

Sumber Gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/05/Silver_tabby_Scottish_Fold_Kitten.jpg/512px-Silver_tabby_Scottish_Fold_Kitten.jpg 
2. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/ba/Scottish_Fold_-_CFF_cat_show_Heinola_2008-05-03_IMG_7882.JPG/512px-Scottish_Fold_-_CFF_cat_show_Heinola_2008-05-03_IMG_7882.JPG

Sunday, January 29, 2017

Mengupas Tentang Kucing Maine Coon

Berbicara tentang kucing ras asal eropa dan amerika yang berbadan tegap dan ukuruan tubuh yang lebih panjang dari kucing biasanya tergolong agak jarang jenisnya. Dari sekian banyak jenis kucing ras yang ada saat ini tercatat hanya sekitar dua atau tiga kucing saja yang postur tubuhnya cukup besar dengan badan yang tegap. Salah satunya terdapat di Amerika tepatnya berasal dari Maine yang merupakan negara bagian di Amerika Serikat. Pada tulisan ini diulas lebih dalam mengenai kucing ras asal Amerika Serikat yang berbadan tegap dan banyak dipelihara orang-orang diseluruh negara. Adapun nama kucing tersebut adalah kucing Maine Coon.
Gambar I: Kucing Maine Coon Anakan
Kucing Maine Coon merupakan kucing ras dari Amerika yang postur tubuhnya tergolong besar dengan panjng dapat mencapai 100 cm. Selain tubuhnya yang berukuran panjang juga diikuti dengan bulu-bulunya yang mirip kucing anggora lebatnya. Hanya saja kucing Maine Coon bulunya tampak lebat pada bagian selain wajah dan keempat kakinya. Pada bagian leher dan dadanya terlihat bulu lebat yang berukuran lebih panjang dari sisi lain tubuhnya. Dengan adanya tampilan bulu yang lebat dibagian dadanya tersebut membuat kucing Maine Coon terlihat anggun saat duduk. Bentuk kepalanya berbentuk segitiga dengan agak meruncing dibagian pipi ke mulutnya. Sorot matanya cukup tajam dengan ukuran agak besar dan telinga nya pun berukuran besar dan lebar diserta bulu-bulu halus panjang tampak disisi luar telinganya. Begitu pula dengan ekornya yang juga berukuran panjang dan berbulu lebat dari pangkal sampai keujungnya.
Baca juga:
Sebagai kucing yang mempunyai tampilan raksasa dibanding kucing ras pada umumnya bahwa kucing Maine Coon dewasa dapat mencapai berat hingga 9 kg. Selain itu, warna bulunya terdiri dari berbagai jenis warna mulai hitam, putih, silver, cokelat, dan kuning. Akan tetapi untuk tiap ekor kucing Maine Coon biasanya hanya terdiri dari dua atau tiga warna saja. Walaupun kepalanya berbentuk agar dan wajahnya menunjukkan kesan menyeramkan bukan berarti kucing ini tampak agresif kepada manusia. Sebab kucing Maine Coon tergolong kucing ras yang amat mudah beradaptasi dengan pemilik barunya dan bahkan cukup jinak yang selalu berada dekat pengasuhnya.
Gambar II: Kucing Maine Coon Dewasa
Disamping mudah beradaptasi dan ramah dengan pemiliknya terdapat sifat lainnya pada kucing Maine Coon yang perlu disimak. Sifat-sifat lainnya tersebut seperti kucing ini ternyata gemar diajak bermain terutama saat dibawa ke halaman atau taman. Kucing Maine Coon akan menikmati hidupnya di luar ruangan dengan mencari genangan air dan bermain di situ. Sifat lainnya yang dikupas dari kucing bertubuh tegap ini adalah kemandiriannya saat berada di luar rumah yang dengan cepat menyesuaikan diri.

Pada sejarahnya disebutkan bahwa ras kucing Maine Coon termasuk ke dalam salah satu ras kucing tertua di dunia. Kehadiran kucing Maine Coon bukanlah berasal dari rekayasa genetik oleh campur tangan manusia melainkan berlangsung alami. Karenanya sampai saat ini tidak diketahui secara pasti mengenai nenek moyangnya dan timbul beragam pendapat bahwa kucing Maine Coon disebut hasil kawin silang antara kucing Anggora dan Norwegian Forest. Adapula yang mengatakan bahwa asal kucing berbulu panjang ini antara rakun dengan kucing setengah liar. Walaupun terdapat banyak pendapat mengenai asal usulnya tentunya saat ini kucing Maine Coon telah banyak dikembangbiakkan untuk diperdagangkan ke berbagai negara termasuk Indonesia. Harga kucing Maine Coon lumayan mahal dan tergolong kucing mewah dengan taksiran harga dapat mencapai 20 jutaan. 

Tentunya bagi siapapun yang hendak membeli kucing ras manapun termasuk Maine Coon dapat mencarinya di tempat penjualan kucing resmi seperti cattery yang bersertifikat. Pastikan pula bahwa kucing Maine Coon sudah mendapatkan vaksinasi dari toko penjual untuk memastikan kesehatannya tetap terjaga. Karena bulu kucing Maine Coon cukup lebat dan panjang mengharuskan Anda untuk rajin menyisirnya agar kutu dan kuman tidak menempel di sela-sela buluya.

Sumber tulisan:
1. http://okdogi.com/2015/12/ingin-beli-kucing-maine-coon-baca-artikel-ini-dulu/
2. http://kucingmu.com/meong/6-ciri-khas-kucing-maine-coon-asli-dan-sifatnya-yang-lucu-imut-menggemaskan/

Sumber gambar:
1. https://pixabay.com/en/cats-kittens-maine-coon-hair-1935013/
2. https://pixabay.com/en/cat-maine-coon-domestic-cat-animal-1208013/

Saturday, January 28, 2017

Sepenggal Mitos pada Kucing yang Jarang Diketahui

Kucing merupakan salah satu dari puluhan jenis hewan yang banyak dijadikan orang-orang sebagai hewan peliharaan. Tidak diketahui secara pasti entah sejak kapan manusia mulai mengenal dan menjadikan kucin sebagai hewan peliharaan. Tapi dari ribuan tahun bahkan sebelum masehi keberadaan kucing sudah lama ada dan membentuk sejarahnya sendiri bersama manusia. Begitu lamanya kucing dikenal secara baik oleh manusia untuk dipelihara ternyata telah muncul dan tumbuh ragam pendapat seputar kucing. Pendapat tersebut lebih kepada mitos yang mengarahkan sesuatu kejadian dengan tingkah atau perilaku kucing termasuk jenis dan warna bulunya.

Mitos yang berkembang pada kucing sudah sangat lama sekali terjadi dan telah berlangsung secara turun temurun hingga sampai sekarang ini. Kepercayaan mitos yang disematkan kepada kucing cukup sulit dicerna oleh akal pikiran termasuk soal pembuktian kebenarannya. Akan tetapi tetap saja bagi sebagaian kalangan masyarakat ada yang mempercayai mitos tersebut benar adanya. Salah satu mitos pada kucing yang paling sering didengar adalah mengenai kucing jantan belang tiga yang dipercaya mempunyai kekuatan magis atau semacam mistik yang dapat melumpuhkan mangsanya hanya dengan memandangnya. Kuatnya mitos yang satu ini dibarengi dengan langkanya keberadaan kucing jantan belang tiga yang perbandingannya antara 1:1000. Artinya tiap seribu ekor kucing yang lahir kemungkinan terdapat kucing belang tiga yang berkelamin jantan hanya ada satu ekor saja. Hingga bagi orang tertentu bahkan berani membeli kucing jantan belang tiga dengan harga yang cukup tinggi melebihi kucing ras asal eropa.
Baca juga:
Gambar: Kucing Kampung
Nah, pada artikel ini penulis menguraikan mitos-mitos lainnya yang banyak disematkan kepada kucing. Untuk itu, baca dan simaklah artikel ini sampai tuntas, okey:
  1. Dikatakan kucing tersebut membawa kabar baik ataupun dapat menambah kemudahan dalam mencari rezeki dengan ciri bulu berwarna hitam dan terdapat warna putih sedikit dibagian keningnya. Ataupun kucing yang dipelihara mempunyai anak sampai tujuh dalam satu kali kawin dapat membantu pemiliknya untuk mendapatkan banyak rezeki. Dan bila pada acara pesta terdapat kucing yang datang diyakini dapat mendatangkan keberuntungan bagi si empunya acara.
  2. Bila melihat kucing yang hendak menyebarang jalan tapi niatnya urung dengan kembali ketempatnya semula maka itu pertanda kurang baik bagi pekerjaan yang akan sering molor atau terbengkalai.
  3. Bila kucing tertabrak dijalan diminta untuk segera menguburnya. Mitosnya untuk menghindarkan bencana yang menimpa si pelanggarnya agar tidak bernasib sama seperti kucing tersebut.
  4. Kucing yang dilukai dengan cara dipukul oleh siapapun sampai terluka ataupun mati dipercaya dapat mendatangkan kabar buruk dengan berkurangnya rezeki yang diperoleh.
  5. Kucing yang menjilati kaki pemiliknya diyakini pula dapat mendatangkan kabar baik dengan bertambahnya rezeki yang diperoleh si pemilik atau salah satu dari keluarganya.
  6. Rumah yang disambangi oleh kucing liar tak bertuan dan disambut baik oleh pemilik rumah diyakini dapat memudahkan rezeki datang menghampiri si empunya rumah.
  7. Selain mitos yang terkait kekuatan gaib dipercaya pula kucing belang tiga yang lahir sebagai tanda untuk mendatangkan rezeki bagi si pemiliknya.
  8. Mitos yang penulis rasa paling hebat adalah saat kucing berwarna hitam sampai melombati atau melangkahi jenazah diyakini dapat membangkitkan jenazah tersebut kembali.
Itulah mitos yang terkait dengan kucing yang dipercaya kebenarannya sampai dengan sekarang ini. Akan tetapi pesan moral bagi penulis terkait mitos yang dituliskan dalam artikel ini mestinya kita memperlakukan dengan baik kucing ataupun hewan lainnya agar tidak menyiksanya. Karena kucing ataupun hewan lainnya sebenarnya punya hak yang sama untuk disayangi oleh manusia atau paling tidak dengan tidak memukulnya sampai terluka apalagi sampai mati.

Friday, January 27, 2017

Mengenali Karakter Kucing dari Gerakan Tubuhnya

Memelihara kucing merupakan sesuatu yang lumrah dilakukan orang-orang dimanapun baik di Indonesi maupun negara lain. Banyaknya orang-orang yang bersedia memelihara kucing bukanlah tanpa alasan. Sebab kucing tergolong hewan yang mudah jinak dan tidak sulit dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya. Selain itu, kucing yang terdiri dari berbagai jenis ras juga tergolong hewan terlucu dengan badan yang gemuk dan bulu-bulu yang lebat. Sehingga tak khayal bagi sesiapapun yang memelihara kucing sering bermain dengannya untuk mengundang tawa dari tingkah kucing tersebut.
Gambar: Kucing yang lagi istirahat
Nah, mungkin di antara para pembaca sekalian sangat menggemari kucing untuk dipelihara di rumah. Akan tetapi sebagai pemelihara kucing bisakah kita mengetahui tentang karakternya. Mengetahui karakter hewan peliharaan termasuk kucing tergolong penting untuk membantu kita dalam memahami maksud yang diinginkannya dan membuatnya terhindar dari stress. Kalau pun dari para pembaca sekalian belum banyak yang mengerti tentang karakter atau sifat kucing tidak perlu khawatir. Karena dalam artikel ini, saya coba menguraikan tentang karakter kucing yang dapat diketahui dari gerak tubuhnya.
Baca juga:
Adapun penjelasan lengkapnya dapat disimak penjelasannya di bawah ini:
Gambar: Kucing yang sedang bermain
  1. Tatapan mata yang tidak berkedip, bila melihat kucing peliharaan yang matanya tidak berkedip dalam tempoang lama menandakan kucing tersebut sedang dalam posisi waspada. Biasanya kucing yang matanya tidak berkedip dihadapkan pada berbagai kondisi misalnya sedang adu kekuatan dengan sesama jenisnya atau hewan lain yang coba menyerangnya dan kucing saat memperhatikan mangsa buruannya dengan hati-hati. Untuk itu, bila Anda melihat kucing dengan kondisi seperti yang dituliskan itu baiknya jangan mengganggunya kecuali kucing tersebut cukup jinak kepada Anda. Sebab bila kucing tersebut diganggu bisa jadi kita yang dikejarnya dan dianggap musuh baginya.
  2. Mata berkedip agak melambat, biasanya kucing yang mengedipkan matanya dengan pelan-pelan atau agak lambat menunjukkan kenyamanannya bersama dengan pemiliknya. Rasa nyaman kucing tersebut sebenarnya tidak hanya mengedipkan matanya pelan-pelan melainkan tempo matanya yang dibuka kembali pun cukup lama. Selain itu juga, kucing akan mendekatkan diriya kepada pemiliknya ataupun tidak mau beranjak pergi dan ingin dielus kepalanya.
  3. Menempelkan tubuhnya ke kaki pemilik dan menggosokkan kepalanya, bila kucing melakukan perilaku demikian menandakan kucing tersebut sudah merasa nyan dengan pemiliknya. Biasanya, perilaku tersebut ditunjukkan untuk menyambut kedatangan pemiliknya ataupun mendatangi untuk minta di elus kepala ataupun ingin digendong pemiliknya.
  4. Menyentuh kaki pemiliknya dengan kedua kaki depan tanpa bermaksud melukai dengan tidak mengeluarkan kukunya, hal tersebut menandakan kucing sedang butuh sesuatu kepada pemiliknya. Butuh sesuatu ini dapat berupa sedang kelaparan dan ingin segera diberi makan ataupun ingin pemiliknya mengikuti kemana dia hendak pergi.
  5. Gerakan telinga yang mengarah kebelakang, bisanya pertanda kucing hendak menyerang atau menyergap sesuatu yang sudah lama diamatinya. Kucing yang bertindak demikian biasanya diikuti dengan langkah sedikit membungkukkan badan dan kepala disertai kaki yang siap mengejar.
  6. Menjilati tangan atau kaki pemiliknya dan benda yang ada disekitarnya, biasanya menandakan kucing sudah sangat sayang kepada pengasuhnya. Selain itu menandai benda-benda milik pemiliknya dengan turut menjilatinya juga.
  7. Mengeluarkan suara aungan dengan nada cukup tinggi dan temponya cepat, menandakan kucing sedang memanggil pemilik ataupun anak-anaknya.
  8. Bulu berdiri dibarengi dengan ekor yang tegang dan naik ke atas, biasanya menandakan kucing dalam sikap siaga untuk melawan musuhnya ataupun mempertahankan wilayahnya.
Yup itulah kiranya karakter kucing yang dapat diketahui dengan memperhatikan gerak-gerik tubuhnya. Dengan memahami gerakan tubuhnya untuk membaca karakternya maka dapat membantu kita dalam menjinakkannya. Karena kucing yang jinak tidak hanya gemar diajak bermain tapi bersedia melindungi pengasuhnya dari ancaman yang membahayakan.

Thursday, January 26, 2017

Lebih Dalam Mengenal Kucing Kampung

Kucing kampung merupakan istilah bagi semua kucing domestik yang ada di dalam negeri. Penamaan kucing kampung sendiri bagi semua kucing lokal entah sejak kapan dimulainya tapi sampai tahun 2017 ini pun nama tersebut tidak pernah berubah. Istilah kucing kampung pun disamakan dengan kucing liar karena keberadaannya hidup bebas disekitaran lingkungan masyarakat. Selain itu, kucing kampung tidak semuanya hidup liar tanpa ada yang peduli dengannya. Sebab banyak juga masyarakat yang memeliharanya sebagai teman bermain untuk meramaikan isi rumah.

Berbicara tentang pamor memang kucing kampung kalah terkenal dengan kucing ras yang jauh lebih banyak dipelihara orang-orang. Kecenderungan orang-orang yang memelihara kucing ras dengan memperbandingkan bentuk fisik yang dianggap jauh lebih lucu dan menarik dibanding kucing kampung. Tapi dalam artikel ini tidak secara khusus membahas perbedaan antara jenis kucing kampung dengan kucing ras yang berasal dari luar negeri utamanya Eropa dan Amerika.
Kucing Kampung Jantan Peliharaan Saya
Umumnya kucing kampung mempunyai ukuran fisik yang cenderung beragam yang tidak terlalu panjang dengan bentuk badan yang juga tidak terlalu gemuk. Adapun ciri lainnya dapat dibaca di bawah ini:
  1. Warnanya pun cenderung variatif atau terdiri dari beberapa jenis warna untuk satu kucing yang misalnya terdapat warna putih, kuning, dan hitam. Akan tetapi kebanyakan kucing kampung untuk tiap ekornya hanya terdiri dari dua warna dan ada juga yang satu warna. Karena kucing kampung yang warna bulunya sampai tiga warna tergolong unik dan agak langka utamanya bagi kucing jantan.
  2. Ukuran bulunya untuk semua kucing kampung tidak jauh berbeda yakni tidak panjang dan tidak pula terlalu pendek.
  3. Pada wajahnya berbeda antara jantan dan betina. Umumnya bagi kucing kampung jantan bentuk wajahnya agak meruncing bagian area mulutnya yang membentuk pola segitiga. Sedangkan yang betinanya bentuk wajahnya cenderung datar dan ukuran kepalanya tidak sebesar kucing jantan.
  4. Ukuran ekor pada kucing kampung biasanya beragam mulai dari panjang, sedang, dan pendek. Selain itu polanya pun ada yang lurus dan ada pula yang meliuk atau bengkok.
Nah, selain ciri fisik yang disebutkan di atas penting juga diketahui bahwa kucing kampung merupakan hewan pemakan daging. Daging yang biasa disantap kucing kampung cenderung relatif yang disesuaikan tempatnya hidup. Tentunya kucing kampung yang dirawat manusia maka jenis daging yang disantapnya juga makanan yang dikonsumsi tuannya misalnya daging ikan, ayam, atau sapi. Sedangkan bila kucing kampung tersebut hidup liar biasanya jaungkauan makanan yang dikonsumsinya bisa beraneka ragam mulai dari daging cicak, tikus, ikan, ataupun yang didapatkannya dari lingkungannya. Walaupun kucing kampung pemakan daging bukan berarti tidak doyan dengan nasi atau jenis makanan lainnya. Berdasarkan pengalaman penulis yang memelihara kucing biasanya kucing kampung akan memakan nasi, kerupuk, sampai dengan kue kering.
Baca juga:
Secara karakterisitiknya kucing kampung tergolong hewan agresif dan mudah merespon sesuatu yang didengarnya. Karenanya, dengan sikap yang demikian banyak kucing kampung dimanfaatkan untuk menjaga rumah dari jangkauan tikus. Akan tetapi kucing kampung pun mempunyai sisi lain dari sifatnya yang mudah jinak dan berbaur bersama manusia. Terlihat banyak kucing kampung yang dipelihara mulai dari kecil sampai dewasa bahkan sampai tua hingga ajal menjeputnya. Selain itu, kucing kampung pun dapat diajak bermain dengan mendekatkan tali ke arah wajahnya untuk selanjutnya memancing agar disergapnya tali tersebut.

Akan tetapi kucing kampung bisa bersikap beringas kepada manusia bila dari kecil jarang berkontak dengan dipelihara atau hanya sekedar mengelus kepalanya. Lazimnya kucing kampung yang agresif lebih kepada menganggap orang yang hendak diserangnya adalah ancaman baginya. Ini dikarenakan kucing kampung tersebut selama hidupnya selalu diperlakukan buruk oleh manusia.

Dalam artikel kedua yang membahas tentang kucing ini tepatnya kucing kampung tidak terlalu panjang. Mungkin dilain waktu penulis akan memaparkan penjelasan lainnya seputar kucing kampung yang ramai keberadaannya disekitar kita. Dan bila pembaca hendak menambahkan informasi seputar kucing kampung maka penulis mempersilahkan menambahkan komentar di bawah ini. Okey.

Sunday, January 15, 2017

Mencari Tahu Alasan Kucing Takut dengan Air

Mencari Tahu Alasan Kucing Takut dengan Air

Hewan peliharaan yang paling favorit digemari masyarakat luas di seluruh negara salah satunya adalah kucing. Banyaknya orang-orang yang memelihara kucing agaknya dikarenakan tingkahnya yang kadang mengundang tawa. Selain itu bentuk fisik kucing yang penuh dengan bulu dan wajahnya yang bulat turut membuat kelucuannya tidak pernah berhenti menghibur para pemiliknya. Ditambah pula dimasa sekarang ini jenis kucing yang dipelihara terus mengalami pertambahan jumlah yang membuatnya tidak pernah surut akan peminat.

Kucing yang mudah ramah dengan manusia ternyata punya sisi lain yang jarang sekali kita perhatikan. Sisi lain tersebut adalah tingkah kucing yang sangat menghindari bersentuhan dengan air. Ya, saat kucing peliharaan dimandikan maka tingkahnya semakin menjadi-jadi dengan menolak agar tidak tersentuh air. Air yang begitu ditakuti oleh ragam jenis kucing yang ada dimanapun sampai ada yang mengabadikannya dalam bentuk video yang menjadi viral di dunia maya. Kucing yang takut pada air tersebut menolak untuk dimandikan dengan mengeluarkan suaranya mirip seperti orang minta tolong dalam bahasa inggris “help me... help me”. Tentunya perasaan kita saat melihat video viral tersebut terlihat lucu bercampur dengan perasaan kasihan juga.
Baca juga:
Nah, pada artikel ini penulis memberikan informasi kepada para pembaca sekalian tentang alasan dibalik takutnya kucing terhadap air. Alasan-alasan yang dipaparkan dalam artikel ini ada yang memuat unsur ilmiah dan logis untuk dipahami. Adapun poin-poin dari alasan kucing takut dengan air dapat disimak di bawah ini:

1. Dapat mengganggu kesehatan
Alasan pertama yang membuat kucing begitu menjauhi air karena dianggap dapat menggangu kesehatan fisiknya. Tubuh kucing yang diguyur dengan air dapat menurunkan suhu tubuhnya yang potensinya membuatnya rentan terserang penyakit. Anjloknya suhu tubuh kucing dapat ditulari oleh beragam kuman, bakteri, ataupun virus yang terdapat di udara atau air untuk memandikannya. Bila kuman atau bakteri sampai menulari kucing dengan menempel di bulu-bulunya yang belum kering maka kucing rentan terserang penyakit. Basahnya bulu kucing juga berpotensi dapat merontokkan bulu-bulunya karena terlalu sering terkena air dan jarang berjemur. Akibatnya bulu kucing kurang mendapatkan nutrisi dan rentan terlepas sendiri saat disentuh tangan ataupun terkena hembusan angin. Selain itu pula dengan kondisi tubuh yang lembab memudahkan kuman dengan cepat menempel di bulu-bulunya saat kucing berjalan di tanah atau tempat yang banyak terdapat kotoran yang berserakan.

2. Tidak menyukai tubuhnya basah
Bila kucing sampai dimandikan atau tercebur ke dalam air maka reaksinya akan berlari sekencang mungkin menghindari tempat air tersebut. Selain itu, kucing pun akan mengibas-ngibaskan bulunya untuk mengurangi air yang menempel sambil menjilatinya agar lekas kering. Reaksi yang ditunjukkan kucing saat tubuhnya basah terkena air menandakan ketidaknyamanannya dengan kondisi tersebut dan ditandai pula tubuhnya akan gemetaran atau menggigil karena kedinginan.

3. Dapat menurunkan suhu tubuhnya
Seperti yang telah disinggung pada poin pertama bahwa kucing yang terkena air dapat membuat suhu tubuhnya menurun. Suhu yang menurun bukanlah sesuatu yang disukai oleh kucing manapun dan supaya suhu tubuhnya dapat normal biasanya kucing akan berjemur untuk beberapa saat. Perlu diketahui pula bahwa kucing yang berjemur bukanlah dilakukan dalam tempo yang lama melainkan hanya agar suhunya yang sempat dingin dapat naik kembali. Setelah mendapatkan kehangatan biasanya kucing akan mencari tempat yang teduh atau terhindar dari sinar matahari untuk sekedar beristirahat.

Nah, itulah alasan yang mengapa kucing sangat takut terkena air baik sengaja dimandikan atau tidak sengaja tercebur ke dalam air. Akan tetapi yang jelas bahwa kucing pun dapat mandi sendiri dengan menjilati tubuhnya menggunakan air liur yang terdapat di lidahnya. Selain itu, tidak pula semua jenis kucing takut dengan air sebab ada beberapa jenis kucing yang hidup di hutan liar biasa tempatnya mencari makan berada di sungai. Dan biasanya kucing sejak kecil dirawat dengan memandikannya sedari kecil sampai dewasa dapat menghilangkan perasaan takutnya terhadap air.

Sumber Tulisan:
  1. http://tipskucing.com/kenapa-kucing-takut-air.html
  2. http://www.sukakucing.com/2015/12/penyebab-kucing-takut-dengan-air.html