Wednesday, April 30, 2014

Mengenal Jenis-Jenis Burung Hantu Di Indonesia-1

Burung hantu adalah burung yang aktifnya di malam hari untuk mencari makan dan di waktu siang hari memilih untuk tidur. Burung hantu mempunyai keunikan yang burung-burung lain tidak memilikinya yakni keunikan itu ialah kemampuannya memutarkan kepalanya sampai 180o kebelakang. Membicarakan mitos yang ada pada burung hantu ialah seringnya disangkutpautkan dengan hal-hal yang mistik sehingga ketika melihat secara langsung burung hantu membuat bulu kuduk menjadi merinding. Nah, menariknya dari burung hantu adalah jenisnya yang banyak sekali dan jenisnya secara keseluruhan mencapai 222 jenis tetapi penyebarannya di Indonesia mencapai 14 jenis burung hantu.

Artikel ini hanya memaparkan jenis-jenis burung hantu yang ada di Indonesia sehingga dapat menambah wawasan kita mengenai burung hantu. Sedari itu inilah jenis-jenis dari burung hantu yang terdapat di Indonesia:
Gambar Burung Hantu
1. Burung Hantu Tito Alba
Burung hantu tito adalah burung hantu yang habitatnya di hutan Indonesia. Biasanya burung tito dikenal juga dengan sebutan Serak Jawa atau Barn Owl. Ukuran tubuhnya besar dengan tubuh di bagian atasnya berwarna kuning tua kecokelatan dengan bercak halus sedangkan bagian bawah berwarna putih dengan bintik berwarna hitam. Dan untuk ukuran panjang tubuh dari burung hantu tito ialah mencapai 34 cm sedangkan wajahnya sendiri berbentuk seperti bentuk hati yang berwarna putih. Burung hantu tito alba biasanya tinggal di pepohonan dekat tepi hutan, perkebunan, sampai di taman-taman kota. Populasinya selain bisa ditemui di Indonesia terdapat juga diberbagai negara tetapi burung hantu tito tidak hidup di daerah antartika.

2. Wowo-wiwi
Burung hantu wowo adalah jenis burung hantu yang habitatnya ada di Indonesia. Melihat bentuk wajahnya yang tampak unik dan mirip dengan ular sendok. Burung ini aktif dimalam hari dan biasanya makanannya tikus atau hewan-hewan kecil yang hidup di tanah. Tinggi badan dari burung hantu wowo mencapai 27 cm dengan warna coklat yang mewarnai bulu tubuhnya.

3. Celepuk merah
Jenis burung hantu celepuk merah adalah burung hantu yang berukuran tubuh yang kecil dibanding jenis-jenis burung hantu yang lain. Ukuran tubuhnya rata-rata hanya sekitar 15-18 cm saja dan merupakan burung hantu asli dari Indonesia. Biasanya burung hantu celepuk merah tinggal di dataran rendah dengan pepohonan yang rindang dan merupakan hewan yang aktif di malam hari untuk berburu makanan. Untuk penyebarannya di Indonesia burung hantu celepuk merah dapat ditemui di Sumatera, Jawa, Kalimantan. Dan penyebarannya di luar negeri dapat ditemui di Thailand dan semenanjung Malaysia.

4. Celepuk gunung
Burung hantu celepuk gunung disebut juga dengan nama Javan Cops Own dan nama latinnya angelinae. Burung hantu celepuk gunung mempunyai ciri yang khas yakni kedua bola matanya yang berwarna merah saga dengan pupil yang hitam pekat. Ukuran tubuhnya terbilang kecil hanya 20 cm saja dan kawanan burung hantu celepuk gunung tidak mempunyai sub-spesies. Burung hantu celepuk gunung tergolong primata yang langka dan dilindungi oleh pemerintah karena penyebarannya hanya ada di hutan Indonesia saja.

5. Celepuk Raja
Burung hantu celepuk raja memiliki nama latin Otus Brookei yang habitatnya hanya ada di hutan Indonesia. Ukuran tubuhnya tidak terlalu besar dengan panjang tubuh hanya 23 cm saja dan jenis burung hantu ini tidak begitu dikenal oleh orang-orang di Indonesia. Spesies burung hantu celepuk raja di Indonesia bisa ditemui di hutan sumatera, jawa timur, dan Kalimantan.

Oleh : Satria Dwi Saputro
Sumber:
1. http://burungue.blogspot.com/2013/07/14-jenis-burung-hantu-yang-ada-di.html

Gambar:
1. http://www.rimanews.com/read/20120615/65967/populasi-burung-hantu-di-lebak-mulai-punah

0 komentar:

Post a Comment